Mengenal Kolom Beton Dalam Bangunan

Kolom merupakan batang yang tersusun vertical dari rangka tertentu yang bisa memikul beban dari balok. Kolom secara garis besar adalah elemen struktur tekanan yang memegang peranan penting dari suatu bangunan, sehingga jika terjadinya keruntuhan kolom adalah lokasi kritis yang bisa menyebabkan runtuhnya (collapse) lantai yang bersangkutan dan bisa runtuh total (total collapse) seluruh struktur.

Fungsi kolom sendiri adalah penerus beban dari seluruh bangunan ke pondasi. Jika diumpamakan, kolom seperti rangka tubuh manusia yang memastikan bangunan itu berdiri. Kolom juga termasuk struktur utama dalam meneruskan berat bangunan dan beban lain (manusia dan barang-barang), serta beban hembusan angin.

Struktur kolom terbuat dari besi dan beton. Kedua material ini adalah gabungan antara material yang memiliki tarikan dan tekanan. Besi adalah material yang menahan daya tarikan, sedangkan beton adalah material yang memiliki tekanan. Gabungan dari kedua material ini di suatu struktur beton memungkinkan kolom atau bagian struktual lainnya seperti sloof dan balok mampu menahan gaya teka dan gaya tarik pada bangunan.

Mengenal Kolom Beton Dalam Bangunan1

Jenis Kolom Beton Bertulang

Seperti yang dikutip dari saranamutu.co.id yang mejelaskan bahwa dalam struktur beton bertulang ada 3 jenis, berikut adalah:

  1. Kolom menggunakan pengikat sengkang lateral. Kolom yang satu ini adalah kolom beton yang ditulangi dengan batang tulangan pokok memanjang, dengan jarang spasi tertentu dengan pengikat sengkang ke arah lateral. Tulangan ini berfungsi sebagai pemegang tulangan pokok yang memanjang agar tetap kokoh pada tempatnya.
  2. Kolom menggunakan pengikat spiral. Betuknya seperti yang pertama tadi hanya saja pengikat tulangan pokok memanjang dan tulangan spiral dililitkan mengililingnya yang berbentuk heliks menerus di sepanjang kolom. Fungsi dari tulangan spiral ini yaitu memberi kemampuan kolom untuk menyerap deformasi terjadinya kehancuran dari seluruh struktur sebelum proses redistribusi momen dan tegangan terwujud.
  3. Struktur kolom komposit seperti tampak. Ini adalah komponen struktur tekanan yang diperkuat dengan adanya gelagar bahan profil atau pipa yang memanjang tanpa diberi batang tulangan pokok memanjang.

Bentuk Kolom

Untuk kolom pada bangunan sederhana terdiri 2 bentuk kolom yaitu kolom utama dan kolom praktis.

  1. Kolom Utama

Adalah kolom yang memiliki fungsi sebagai menyanggah beban utama yang berada diatasnya. Untuk hunian pribadi disarankan jarak kolom utama adalah 3.5 m, agar dimensi balok tidak menompang lantai apabila jarang antara kolom dibuat lebih dari itu, maka struktur bangunan harus dihitung terlebih dahulu.

Sedangkan dimensi kolom utama pada bangunan rumah lantai 2 biasanya memakai ukuran 20/20 dengan tulangan pokok 8d 12mm, dan begel d 8-10cm.

  1. Kolom Praktis

Kolom yang satu ini berfungsi untuk membantu kolom utama dan bisa dimanfaatkan sebagai pengikat dinding agar stabil, jarak kolom maksimum 3.5 m, atau pada pertemuan pasangan bata (sudut-sudut). Untuk Dimensi kolom praktis ini yaitu 15/15 dengan tulangan beton 4 d 10 begel d 8-20.

Leave a Reply